Alasan Memilih Investasi Saham Atau Reksadana

Banyak alasan yang membuat orang memilih untuk melakukan investasi Saham atau reksadana dibanding jenis-jenis investasi lainnya. Saham ialah komoditi investasi tradisional serta telah diperdagangkan sejak zaman dahulu. Logam mulia ini bahkan telah diasosiasikan dengan sesuatu yang nilainya tinggi. Kerajaan-kerajaan pada zaman dahulu biasa menggunakan Saham di lambang negaranya maupun lambang kedudukannya. Tujuannya adalah untuk menambah kesan kemuliaan. Sementara di zaman modern seperti sekarang, nilai Saham sebagai salah satu logam mulia juga masih bertahan. Bahkan, Saham telah menjelma sebagai salah satu komoditi investasi yang difavoritkan dan mengalahkan aneka instrumen investasi lainnya seperti asuransi, deposito, obligasi hingga tabungan konvensional.

Alasan utama mengapa harga bitcoin hari ini begitu difavoritkan terutama adalah karena harga Saham akan cenderung naik dalam jangka panjang. Nilai Saham terhadap rupiah serta mata uang lain memang akan berfluktuasi di tiap waktunya. Akan tetapi, dalam kecenderungan jangka panjang, nilai Saham terhadap mata uang manapun di dunia akan selalu naik. Sebagai contoh adalah harga Saham per gramnya pada tahun 2010 mencapai Rp350.000 sementara sekarang di tahun 2017, harga Saham per gram telah mencapai Rp640.000. Hanya dalam waktu enam tahun saja, harga logam mulia ini naik hingga dua kali lipatnya. Tidak heran apabila investasi Saham atau reksadana banyak disukai dan dipilih oleh para investor.

Alasan Memilih Investasi Saham Atau Reksadana

Jika kita memiliki Saham sebanyak satu kilogram pada 2010 maka enam tahun berikutnya yaitu pada 2016, kita dapat menjual Saham tersebut dengan harga dua kali lipat. Ini artinya, uang kita akan meningkat hingga dua kali lipat dan kita tidak perlu melakukan apa-apa selain menunggu. Tawaran investasi Saham atau reksadana ini tentu sangat menggiurkan serta sulit ditolak, selama kita memiliki modal untuk menjalankannya. Kenyataan itulah yang membuat Saham sebagai instrumen investasi favorit di masyarakat. Apalagi kini pemerintah makin gencar melalui PT Antam dalam mengeluarkan serta melakukan sosialisasi produk Saham murni yang bersertifikat dalam bentuk koin ataupun batangan. Beratnya juga bervariasi, mulai dari lima hingga beberapa kilogram.